Kampusiana

UIN Bandung Jadi Tuan Rumah Pesona, Warek III : Berikan Pelayanan Yang Maksimal!

Dok. UIN SGD Bandung

SUAKAONLINE.COM – Melalui forum Wakil Rektor III  dan diperkuat dengan SK Direktorat Jendral (DIRJEN) Kementerian Agama, UIN SGD Bandung resmi terpilih menjadi tuan rumah untuk pagelaran Pekan Seni dan Olahraga Nasional (Pesona) I PTKN Se-Indonesia tahun 2022. Acara ini akan dilaksanakan pada 8-13 Agustus 2022 yang akan dihadiri oleh 60 PTKN di seluruh Indonesia.

Wakil Rektor III, Ahmad Fathoni menjelaskan bahwa pagelaran Pesona I ini merupakan transformasi dari Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (PIONIR) yang telah diselenggarakan sebanyak sembilan kali, dan berlokasi terakhir di UIN Malang. Pada tahun 2021. Event PIONIR ini bertransformasi menjadi OASE yang berfokus pada bidang keilmiahan, dan Pesona yang berfokus pada bidang seni dan olahraga.

Mengingat acara ini merupakan pertama kalinya UIN SGD Bandung menjadi tuan rumah, Fathoni menghimbau kepada seluruh elemen kampus agar memberikan pelayanan yang maksimal. Ia juga berharap agar kontingen UIN SGD Bandung menjadi juara dengan cara yang jujur dan sportif.  “Jadikan momentum ini untuk membuktikan diri kita, bukan karena tuan rumah uin bandung, tapi  karena kita layak dan pantas untuk menjadi yang terbaik,” ungkapnya, Senin (30/5/2022).

Adapun terkait partisipasi, Fathoni menjelaskan bahwa peserta Pesona I ini bukan hanya diikuti oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam saja, melainkan Perguruan Tinggi non Islam pun turut berpartisipasi. “Kita undang 4 Perguruan Tinggi non islam. Nah, yang tervalidasi dari 4 itu 2. Yang pertama Universitas Hindu Dharma Bali, kemudian yang kedua Sekolah Tinggi Budha Tangerang . Jadi, jumlahnya ada 60 PTKN, yaitu 58 PTKIN, dan 2 non PTKIN,” jelasnya.

Mengenai perlombaan, terdapat 22 cabang perlombaan yang terdiri dari 12 cabang seni dan 10 cabang olahraga. Terkait teknisnya, Kepala Bagian Kemahasiswaan, Wawan Gunawan menjelaskan bahwa perlombaan akan dilaksanakan secara daring dan luring.  “Perlombaan secara daring diperuntukkan bagi 8 cabang lomba pada bidang seni yang akan dilaksanakan pada minggu ketiga di bulan Juni. Kemudian, diambil 6 terbaik dari setiap cabang untuk bertanding di babak final secara luring bersamaan dengan perlombaan di cabang olahraga,” papar Wawan, Rabu (18/5/2022).

Lebih lanjut, Wawan juga menjelaskan bahwa persiapan panitia secara keseluruhan telah dipersiapkan sematang mungkin. Untuk lokasi kegiatan akan bertempat di Kampus 1 dan Kampus 2 secara keseluruhan. Begitu pula dengan wasit dan juri, panitia mempersiapkannya dengan mengundang tenaga profesional dari PTKI dan juga induk organisasi olahraga.

Wawan juga mengungkapkan bahwa UIN SGD Bandung mengutus kontingen untuk 22 cabang perlombaan yang didampingi oleh tim kemenangan selama latihan. “ Saya percaya dan saya udah intruksikan kepada kepala bidangnya atau ketua PJ-nya untuk tetap latihan walaupun ada kemunduran waktu,” tegasnya.

Salah satu peserta cabor Bola Voli, Lulu Nur Fauziah mengungkapkan jika proses latihan timnya turut didampingi oleh pembina. “Kalo yang ngelatih kita ada Pak Rio jadi beliau pembina juga di UKM Voli gitu. Terus ada juga dari asisten pelatih, yaitu ketua UKM yang sekarang, nah itu yang ngelatih kita selama mempersiapkan pesona,” ungkapnya, Rabu (8/6/2022)

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu peserta cabang seni Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ), Putri Nurparizqi. “Kemarin kita diperiksa sama pembina dan banyak banget revisian, karena kan bukan hanya sembarang teks harus ada tafsir, harus ada istilah-istilah dari para ahli gitu. Hadist aja harus ada, ushul fiqh harus ada. Jadi, semua ilmu di sana ada gitu di teks itu,” tuturnya, Kamis (9/6/2022)

Lain halnya dengan peserta cabang seni Kaligrafi, Ikhsanuddin untuk saat ini ia melakukan persiapannya secara mandiri, mulai persiapan peralatan hingga latihan desain khat naskh. Ia juga mengungkapkan kerap mengalami kendala saat persiapan.  “Kendalanya saat ini mungkin waktu yang berbelit dengan kegiatan yang lain, itu satu. Kemudian dari segi keilmuan karena masih kurang banyak, jadi saya harus nanya ke sana-sini,” pungkasnya.

Reporter : Intan Faizatul Wida/Suaka & Thori Maulana/Magang

Redaktur : Fitri Nur Hidayah/ Suaka

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas