Puisi: Pengembara Semesta

Date:

- Advertisement -

 

Oleh Lia Latifah*

 

Waktu tergelincir deras

Senja pulang keperaduan cakrawala

Malam yang senyap

Pencerminan ketiadaan

Merangkumkan seluruh ke Ilahian –Nya


Lewat kaki – kaki pengembara

Pengeja handal atas pesan rahasia

Merunut jejak semesta yang tercecer

Untuk ditimang disayang – sayang


Bukan dalam peluk nanar

Melainkan buncahan rasa syukur

Bahwa semesta ialah semesta

Dan kita ialah sang penjaga

Pengembara, penjaga semesta

Hingga nafas terhitung akhir


*Penulis adalah mahasiswa jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi

 


 

Share post:

Popular

Berita Terkait

Merdeka, untuk siapa?

*Oleh: Imam Syaban Abdurrahman Delapan puluh satu tahun telah berlalu,bendera...

Sayang, Aku Perempuan

*Oleh: Qonita Razinatul Amani Sayang, aku perempuan Aku lahir bersama...

Di Antara Sembilan Kursi

Mentari pagi mulai merangkak naik, mengantarkan langkah kaki Andre...

Sujud yang Tertinggal

Sujudku masih tergesasalatku terbuang di ujung waktuazan berkali lewat...