" > 2 mnt membaca"> Teknis Belum Rampung, Ketua KPUM Pemilihan Sema-U Belum Ditentukan - Suaka Online
Kampusiana

Teknis Belum Rampung, Ketua KPUM Pemilihan Sema-U Belum Ditentukan2 mnt membaca

Dok. Suaka.

 

SUAKAONLINE.COM – Senat Mahasiswa Universitas (Sema-U) menggelar pemilihan Sema-U periode 2018-2019. Agenda acara dimulai dari sosialisasi pembentukan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Mahasiswa (BAWASLUM) pada tanggal 12-13 November 2018. Dilanjutkan  dengan pembukaan pendaftaran KPUM dan BAWASLUM tanggal 14-15 November 2018.

Kemudian verifikasi dan penetapan anggota KPUM dan BAWASLUM tanggal 16 November 2018. Dan terakhir adalah musyarawah pemillihan ketua KPUM dan BAWASLUM tanggal 19 November 2018. Namun, agenda musyarawah pemilihan ketua tersebut memiliki kendala yang mengakibatkan diundurnya tanggal.

Steering Commite (SC) pelaksanaan pemilihan Sema-U periode 2018-2019, Deri Afwan menjelaskan bahwa kemunduran tanggal disebabkan oleh kebutuhan teknis yang belum rampung dilakukan. Serta pematangan skema diinternal KPUM dan BAWASLUM yang masih perlu dibenahi oleh tim SC. ”Teknis masih belum rampung, dan diperlukan musyawarah untuk pematangan diinternal KPUM dan BAWASLUMnya,” ucapnya via surel, Selasa (4/11/2018).

Suaka diberi kabar oleh Deri bahwa musyawarah akan dilaksanakan pada Kamis, (6/12/2018) di Aula Student Center lantai 1 UIN SGD Bandung. Namun agenda tersebut urung dilakukan karena masih dengan kendala yang sama. Juga perlunya menunggu semua anggota terkumpul dan melakukan pemilihan ketua secara demokratis.

”Karena masih menunggu semua anggota kumpul dan musyawarah bersama. agar sifat demokratis dalam pemilihan ketuanya itu tetap ada, dan bisa diketahui oleh seluruh anggota KPUM dan BAWASLUM,” Ujar salah satu anggota KPUM, Rizka. Saat ini anggota KPUM masih melakukan pematangan teknis agar musyawarah pemilihan ketua bisa dilakukan.

Tidak ada syarat khusus untuk menjadi anggota dan ketua KPUM dan BAWASLUM, hanya diharuskan mampu memahami konstitusi dan Undang-Undang Sema-U Nomor 2 tahun 2018 tentang pemilihan umum mahasiswa. Syarat tersebut diantaranya :

  1. Mengisi formulir pendaftaran
  2. Berstatus mahasiswa aktif yang dibuktikan dengan menunjukkan slip pembayaran SPP/UKT dan/atau Kartu Rencana Studi (KRS) terbaru.
  3. Minimal duduk pada semester 3 (tiga) dan maksimal pada semester 5 (lima)
  4. Bersedia menjadi panitia dengan dibuktikan pernyataan tertulis dan tidak boleh mengundurkan diri sampai pelantikan Pengurus Ormawa terpilih
  5. Tidak mencalonkan diri sebagai anggota Sema-U dan Sema-F, Ketua HMJ/HMPS, Ketua Dema-F, serta Ketua/Wakil Ketua Dema-U.
Baca juga:  Sri Hartati : Hentikan Pemberangusan terhadap Serikat Buruh

 

Reporter : Lia Kamilah

Redaktur: Elsa Yulandri

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas